Tampilkan postingan dengan label Dinda Kita. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Dinda Kita. Tampilkan semua postingan

24 Juni 2008

Rentang waktu itu, sebuah perjalanan


Hari ini tepat tujuhbelas tahun yang lalu, saya bersama kekasihku [saat itu] mengakhiri masa kesendirian masing-masing, saya bersamanya hari itu melakukan perjanjian untuk melakoni kehidupan ini secara bersama, baik dalam suka dan duka, senang dan tidak senang.
Hari ini usia kebersamaan kita sudah cukup waktu dalam takaran kebersamaan yang selalu butuh pengertian dan pengorbanan untuk sebuah kelanggengan hubungan untuk menggapai sebuah kebahagiaan kita dan anak-anak, sekarang dan hari esok.
Di waktu yang bahagia ini ingin kutandai dengan sekelumit harapan kepada dinda, semoga waktu yang kita jalanani ini menjadi pelajaran nyang sangat berharga bagi keutuhan kerbersamaan kita berdua, dan tentu dengan selalu dalam kebahagiaan dan kebersamaan.

Lanjut Kang......

11 Maret 2008

Saya Ingat Ini, Selalu Bertepatan



Tanggal dan bulan sekarang selalu ingat, itu sejak dulu, tapi ditahun ini menjadi tidak seperti biasanya, tidak hanya mengucapkan selamat saja, tetapi sejak saya mengenal menulis posting, apa saja yang ingin saya tulis saya post aja disini, termasuk saat ini.

Saya selalu ingat kalau hari ini adalah hari kelahiran adik saya yang paling kecil, saya selalu ingat karena tanggal kelahiran ini bersamaan dengan peringatan supersemar nya pak harto, padahal kalau saya boleh jujur, tanggal lahir Ibu, Bapak bahkan adik-2 saya aja belum tentu ingat, malah kadang-kadang banyak lupanya ketimbang ingat tiap tahun berganti.

Seperti tahun-tahun yang lalu, ketika saya ingat hari ini, saya selalu mengucapkan selamat pada adik, biasanya lewat telepon, kemudian dilanjutkan dengan ngomong ngalor ngidul, kalo ndak ngomong soal rumah, ya biasanya ngomong soal adik-adik saya yang sudah lama tidak dekat lagi jaraknya, ada di Bali, Semarang dan si kecil ini lagi ada di Pontianak, mengikuti tugas suaminya, jarak yang cukup jauh dan tentu membuat kita tidak bisa sering ketemu, biasanya kalau pas hari raya saja kita semua bisa berkumpul di Magelang, sebab hari raya ini memang dijadikan waktu untuk berkumpulnya anak, mantu, dan cucu-2 Bapak dan Ibu saya, makanya percakapan lewat telpon menjadi sarana yang sangat efektif untuk saling bertegur sapa diantara kita, tentu dengan kekangenan yang sangat.

Dikesempatan yang jarang dan baru sekarang saya tulis, SELAMAT ULANG TAHUN, semoga sehat dan bahagia bersama keluraga di sana, dari mas dan mBak di Surabaya.

Lanjut Kang......

20 Februari 2008

Termanis itu, Dinda Bestari



Pagi itu .........
biasanya aku masih suka membetulkan selimut
saya masih suka menunggu waktu-waktu seperti biasa aku bangun
tapi, ......
pagi ini, ada yang berbeda, dari pagi-pagi yang biasa
aku sudah mempersiapkan sesuatu untuk Dindaku
sesuatu yang akan kuberikan ketika saya bangun terlebih dahulu
sesuatu yang khusus aku berikan ketika aku mulai mengawali semuanya
dan itu jauh sebelum pagi menyapa kamarku
Dan,.........
Ketika aku bangun, ..........
Dinda masih disamping
dan cup dikening.....................
Selamat ulang tahun Dindaku
membuka mata, tersenyum .......
terima kasih mas.
ah................... ada kehangatan pagi itu
dan saya ...... lanjutkan ngantukku.

pf. 19 februari

Lanjut Kang......

15 Februari 2008

Hadiah Itu, Untuk Ibu



Kemarin pas 14 Februari 2008, saya kebetulan pulang agak sore, jadi saya lebih dulu sampai dirumah.
Ada sesuatu yang menarik di kamarku, ada sebuah bungkusan serupa bingkisan yang kayaknya, bungkusan itu untuk ibunya, sebab ketika saya tanya ini untuk siapa ? si Kecil jawab kalau hadiah itu untuk ibu. Setelah sore ketika ibunya pulang mendapati dalam kamarnya bungkusan itu dan dibukanya, dan oh rupanya si anak itu ingin memberi hadiah kepada ibunya bunga merah muda yang terbungkus bagus di hari yang istimewa, yaitu tepat 14 Februari yaitu Valentine, sungguh suatu pengungkapan kasih sayang dari seorang anak yg tulus buat si ibu, walau saya tahu kalau bingkisan itu sederhana dan dibelinya dengan uang tabungannya. Trus apa kata ibunya ketika mengetahui itu bingkisan untuknya ? Trima kasih ya dik, hadiahnya.

Lanjut Kang......