25 November 2016
Kebahagian ini hanya karena - Mu.
24 November 2016
Bukit Kapur Jadih,Pesona di Pulau Garam
Udara siang itu panas dimana-mana apalagi di kotaku yang memang terkenal udaranya panas, tentu membuat saya sedikit gak betah dirumah, pinginnya ngadem aja, entah itu dimana yang jelas bikin saya adem.
3 September 2013
Gua Pindul dan Sungai Oyo, Kecantikan ditanah kering
Atas pertimbangan belum pernah mengunjungi dan browsing foto-foto di google akhirnya, saya memilih untuk ikut ajakan temen saya untuk mengantar sekaligus mengunjungi Goa Pindul yang menurut cerita temen-temen saya sangat dasyah.
Jum'at malam kami sudah meninggalkan kota Surabaya untuk langsung menuju ke tujuan, di daerah Jogyakarta, tepatnya ada di Bejihardjo,Wonosari, Kabupaten Gunung Kidul.
Sebelum sampai di tujuan pagi hari kami beristirahat sebentar di sebuah rumah makan untuk sekedar istirahat makan pagi sekalian ganti seragam.
| Inilah Team Manulife Surabaya + Malang |
25 Desember 2012
"SAKERAH" Ludruk Karya Budaya - Mojokerto
| Logo LUDRUK KARYA BUDAYA |
10 Juli 2012
Jember Fashion Carnaval 1012
Agar kita nyaman sewaktu hunting foto maka dua hari sebelum pelaksanaan acara ini saya dan mas Ilyas sudah terlebih dahulu berangkat ke Jember pada malam hari dari Surabaya jam 01.00 wib dan sampai ke Jember hari masih pagi dan langsung kami menuju ke tempat yang telah ditentukan untuk mengambil ID card.
3 Juli 2012
Suku Talang Mamak, Peradaban Melayu Kuno
1. Selayang Pandang :
![]() |
| Anak-anak Suku Talang Mamak |
29 Juni 2012
Pawai Budaya 2012

Pasukan Pembawa bendera Merah Putih, Mengawali di depan Pawai Budaya dan sejuta bunga oleh sekelompok PASKIBRATA kota Surabaya.
11 Juni 2012
Semakin Mengenal Semakin Mengerti - 1 tahun SSCS
Minggu sore langit disekitar Kampung Seniman komplek Taman Hiburan Rakyat Surabaya terlihat cerah, secerah anak-anak muda Surabaya dan sekitarnya yang hari itu sedang mengadakan acara ulang tahun 1 tahun keberadaan SAVE STREET CHILD SURABAYA ( SSCS) ttp://sschildsurabaya.wordpress.com/di tempat ini.
31 Juli 2011
Romadhon Hampir Tiba
Bulan Romadhon, bulan suci penuh Maghfiroh, bulan ke Agungan juga bulan keberhasilan
Mahaban Ya Romadhon.....
Seperti tahun-tahun yang lalu ketika kita hendak menemui bulan suci ini hati terasa gembira, perasaan selalu menunggu kehadiran hari-hari yang akan diisi dengan berbagai kegiatan rohani, kegiatan-kegiatan ibadah tentu dengan perasaan yang khusuk.
Di bulan Romadhon inilah seperti dikatakan dalam Al-Qur'an yang artinya kurang lebih demikian " Barang siapa yang melakukan ibadah dan kebaikan di bulan Romadhon maka baginya diberikan pahala yang berlipat ganda".
Sungguh karena bulan Romadhon oleh Alloh SWT dijadikan bulan yang enuh Maghfiroh, bahkan karena saking Alloh ingin meberikan bagi ummatnya ntuk tidak berbuat musryik maka, Alloh SWT mengharamkan setan-setan berkeliaran di bulan suci ini, Alloh telah mengikat setan dan iblis agar umat manusia bisa menjalankan segala printah Romadhon dengan khusu dan baik, oleh karena itu maka marilah kita sambut dengan gembira dengan keridlhoan hati bulan Romadho ini, sambutlah bulan suci ini engan kerelaan dan keihklasan yang sangat dalam, agar kita dapat menjalankan segala ibdah dengan ihklas pula dan hanya mengharap keridlhoan dari Alloh SWT semata.
Isilah bulan Romadhon ini dengan sebanyak-banyaknya amalan yang baik agar, dbukakan pintu pahala yang sebanyak-banyaknya.
Marhaban Ya Romadhon......................
Ya Alloh berikanlah kami , hambamu yang penuh hina dan dosa ini kesempatan untuk memuliakan Namau-Mu di bulan Romadhon dengan melaksanakan segala perintah-perintah-Mu ya Alloh.
Ada beberapa hal keutaman ada pada bulan Romadhon yakni :
1. Bulan Tarbiyah : Untuk mencapai drajad taqwa.
Hai orang orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa; sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu, agar kamu bertaqwa ( Q.S. Al-Baqaroh : 183 )
2.Bulan diturunkan Al-Qur'an.
Bulan Romadhon dimana pada bulan ini Al-Qur'an diturunkan, sebagai petunjuk untuk manusia dan penjelasan tentang petunjuk itu dan sebagai pemisah anatara hal yang baik dan hal yang buruk. ( Q.S. Al-Baqaroh: 185 )
3. Bulan yang paling utama, bulan penuh berkah.
Bulan yang utama adalah bulan Romadhon, dan hari yang utama adalah hari Ju.at, pada bulan ini Allaoh menurunkan Rachmat-Nya, Dia hapuskan kesalahan-kesalahan dan Dia kabulkan doa-Nya.
Pada bulan ini Alloh akan melihat kita berpacu melakukan kebaikan.
4. Bulan Ampunan Dosa, bulan peluang emas melakukan ketaatan.
Barang siapa yang melakukan ibdah dimalam hari pada bulan Romadhon, karena Iman dan mengharap ridho Alloh, maka dosa-dosanya yang telah lampau di ampuni.
Jika Romadhon datang, maka pintu-pintu surga dibuka dan pintu-pintu neraka ditutup dan setan-setan dibelenggu.
5. Bulan dilipatgandakan amal sholeh.
Rabb.Mu berkata: setiap perbuatan baik dlipatgandakan pahalanya sepuluh kali lipat sampai tujuh ratus kali lipat, kecuali puasa, puasa itu untuk-Ku dan Akulah yang akan mebalasnya.
Bulan yang didalamnya ada satu malam yang lebih baik dari seribu bulan. Bulan yang pada-Nya Alloh mewajibkan berpuasa, Qiyamullail di sunahhkan. Barang siapa yang pada bulan itu mendekatkan diri kepada Alloh SWT dengan suatu kebaikan, nilainya sama dengan tujuhpuluh kali lipat dari kewajiban seperti bulan lainnya.
Itulah beberapa keutaman bulan Romadhon yang bisa aku tulis, semoga dengan datangnya bulan yang penuh pahala, bulan penuh keutamaan ini kita akan dijadikan orang-orang yang berhak mendapat keindahan surga. Amin......
Selamat melaksanakan ibadah puasa Romadhon........MARHABAN YA ROMADHON ....
Sore menjelang Romadhon 1432 H
Surabaya, akhir Juli 2011
20 September 2010
Mudik Lebaran tahun ini, pendek hari.
Sudah sejak beberapa minggu sebelum hari lebaran tiba, si kecil sudah mengacarakan sendiri mudik lebaran tahun ini.
Entah karena apa pulang lebaran ini adik ingin sekali naik kereta api, saya dan si Non sendiri heran, mengapa si kecil ini ngotot ingin pulang Magelang lebaran ini menggunakan kereta api. Ya itung-itung saya bisa santai pulang mudik ini, karena biasanya kami harus men drive sendiri kendaraan dari Surabaya ke Magelang,
Perjalanan menggunakan sarana kereta api ini hampir tidak pernah terpikirkan oleh saya dan Non, sebab kami berdua pernah merasakan trauma ketika pernah suatu ketika saya dan non pulang dari Magelang ke Surabaya naik kereta api, waktu itu kami membawa Ibu yang akan dolan ke Surabaya dan karena kereta api yang saya tumpangi penuh sesak dan kami sekeluarga tidak mendapatkan kursi di kereta api, maka sampai-sampai kami mendapat tempat di dekat kamar kecil, coba bayangkan perjalanan jauh dari Magelang ke Surabaya dengan kereta api yang penuh sesak penumpang dan harus duduk dekat kamar kecil, uh….tentu kejadian ini tak kan terlupakan sampai sekarang, kami kasihan dengan ibu waktu itu, yang akibat kurangnya pengalaman kami naik kereta sehingga harus membuat ibu dan kami rela menikmati pulang ke Surabaya dengan perasaan yang sangat tidak nyaman.
Itulah pengalaman saya dan Non, sehingga mengapa sampai kini kami jika pulang ke Magelang tidak terpikirkan sedikitpun untuk menggunakan kereta api.
Satu minggu sebelum kami libur hari raya, kami mencoba untuk mencari-cari informasi tentang kereta api jurusan Surabaya – Magelang di stasiun Gubeng.
Di satisun itu saya mendapat informasi bahwa ada banyak kereta api jurusan Surabaya-Magelang, dan setelah Tanya sana sini ami mendapat informasi bahwa kereta api yang cocok dengan keinginan saya adalah kereta api SANCAKA Executive yang berangkat pada sore hari jam 15.00 WIB dan akan tiba di Jogjakarta pada jam 20.00 WIB.
Hari itu kami tidak langsung reservasi membeli tiket dulu karena takut nanti kereta yang saya tumpangi jauh dari perkiraaan saya, inginnya sih sekalian mau melihat kondisi kereta api tersebut, tetapi Karena kami di stasiun sudah hampir petang jadi kami tidak bisa lagi melihat kondisi dalamnya kereta api Sancaka, baru ke esok harinya saya dan non sebelum jam 15.00 sore sudah sampai di stasiun Gubeng dan bisa melihat lebih jelas kereta api yang akan kita tumpangi beberapa hari lagi.
Setelah ternyata kereta api itu cocok menurut Non akhirnya sore itu juga kami pesan tiket untuk 4 orang hari Jum’at [ lebaran pertama ] dan ternyata kami tidak kesulitan untuk memperoleh karcis jurusan tersbut, kami tidak menyangka bahwa pada hari lebaran ini kami mudah mendapatkan tiket, dalam benak saya, pasti lebaran seperti ini kereta api sudah penuh terisi dan kami akan kesulitan memperoleh karrcis. Tetapi ternyata dugaan saya meleset, saya memperoleh karcis dengan mudah dan yang lebih bersyukur lagi kami mendapat kursi yang berurutan, oh…..tentu akan menjadi perjalanan yang meyenangkan harapan saya.
Lebaran Hari Pertama :
Hari pertama lebaran, seperti biasanya sampai siamg hari kami habiskan di rumah Surabaya,
Setelah saya, non dan anak-anak sunkem ke ibu, maka kegiatan selanjutnya adalah mempersiapkan segala sesuatunya di rumah, karena sebentar lagi rumah ini akan menjadi ramai oleh tamu-tamu saudara-saudara yang datang.
Tentu hari itu menjadi hari yang paling sibuk dari hari-hari biasanya, karena ibu mertua termasuk urutan yang paling tua dalam kekerbatan, maka pasti seluruh anak-anak, paman, keponaka, cucu dan mantu akan bertandang di rumah kami, nah disaat itulah non akan sangat sibuk, meladeni para tamu lebaran, meski di rumah sdh dibantu sama adik ipar masih saja dirumah kelihatan sangat sibuk, dan itu akan berlangsung sampai pada siang hari
Selesai setengah siang, keadaan rumah sudah mulai berangsur sepi, karena hanya beberapa tamu saja yang datang, dan baisanya yg dating adalah tetangga kiri kanan kami, sehingga masih dikatakan santai.
Sampai pada jam 14.00 siang saya sekeluarga harus berkemas-kemas karena seperti dalam jadwal keberangkatan kereta api akan berangkat jam 15.00 sore, sehingga saya harus segera berangkat maximal sampai di stasiun Gubeng tidak lebih dari jam 14.30. karena tak ingin kami ketingalan kereta, maklum baru pertama sekeluarga naik kereta jadi rasanya sangat tidak enak. Gimana gitu….
Sampai di Stasiun Gubeng suasana tidak begitu sangat ramai, tidak seperti perkiraan saya sebab hari khan hari lebaran, penumpang pasti akan membudlak, eh…ternyata bener-bener bisa saya katakana lenggang, didalam stasiun tampak bersih dan enak, bahkan PT Kereta Api sendiri telah banyak merubah tampilannya, lain dengan dulu yang terasa kuno, tapi sekarang sudah terasa modern, lihat saja.pengantri karcis bisa teratur, dan tidak membludak, karena oleh kereta api pembelian ticket KA ini juga bisa secara online jadi tidak harus berdesak-desak an di loket.
Di stasiun masih ada waktu sebelum kereta berangkat, jadi kami bisa gunakan untuk melihat-lihat suasana dalam stasiun, juga membidik keponakan-keponakan yang nganter.
Mendekati jam 15.00 sore kami harus segera naik kereta api, karena sehari sebelumnya kami sudah melihat keadaan kereta yang akan saya tumpangi hari ini, saya jadi tahu persis sebelah mana gerbomng yang akan kita tumpangi, sehingga dengan mudah saya mendapatkannya.
Didalam gerbong kereta api, suasana juga enak, kursinya bersih dan penumpang tidak berjubel sehingga akan mengurangi kenyamanan naik kereta api dan tepat jam 15.00 wib kereta berangkat.
Dalam kereta non dan anak-anak sangat menikmati perjalanan ini, mereka sempat bercanda bahkan beberapa kali memesan makanan dan minuman yang mereka suka, sungguh perjalanan ini seperti perjalanan wisata yang benar-benar indah dan enak.
Sepanjang perjalanan kami tak henti-hentinya bercanda, makan dan minum, sesekali membuka internet karena kebetulan di kereta ini juga disediakan steker untuk aliran listrik, sehingga benar perjalanan ini tak terasa kalau menempuh perjalanan yang relative jauh antara Surabaya dan Jogjakarta, jadi kesan kereta api itu lambat, telat dan kumuh hari itu jadi lain dengan saya dan keluarga naik kereta api sancaka ini.
Sampai di Jogja kami sejeluarga sudah di jemout dengan kedua adik saya yang laki2, Yanto dan cipto, juga tidak ketinggalan keponakan-keponakan saya yang kecil-kecil.
Kami langsung naik kendaraan dan menuju ke Magelang yang jaraknya c]lumayan juga, karena hampir 1 jam perjalanan menuju rumah Magelang.
Sampai di rumah Magelang hari sudah malam, hampir Jam 22.00 WIB, setelah kami semua berbenah, kami tidak langsung tidur, anak-anak malah kelihatan asyik dengan saudara-saudaranya yang lain, saya sendiri malah asyik ngbrol digarasi yang di set menjadi ruang santai, karena jelas dengan satu rumah dihuni beberpa keluarga, rumah kelihatan menjadi sempit, maka untuk lebih kelihatan lega, bapak sengaja menata garasi depan di set menjadi ruang santai untuk duduk2, nah disinilah kami selama hari raya selalu berbincang-bincang santai dengan Bapak, Ibu dan adik-adik yang lain.
Ahirnya karena kami masih saling kangen karena hampir setahun kita tak ketemu dengan kedua adik saya, maka ngobrol ngalor ngidulnya jadi larut malam, dan setelah bener-bener ngantuk baru saya berangkat tidur.
Lebaran Hari Kedua :
Seperti lebaran-lebaran tahun lalu, kegiatan pagi dirumah setelah berbenah kami biasanya selalu sarapan pagi. Diluar rumah, bukan karena kami tidk suka masakan ibu di rumah, tapi benar karena kami semata hanya ingin memanjakan lidah ini dengan makanan khas Magelang dan biasa kami sekeluarga sarapan soto yang ada di dekat kami tingal dan sudah menjadi langganan kami sekeluarga, yaitu warung soto mBah Mul yang ada di bawah SMA Negeri 1.
Makan di warung soto mBah Mul ini selalu menjadi seperti keharusan yang tidak boleh ditinggalkan setiap kami pulang ke Magelang, apalagi libir lebaran, kami sekeluarga, bahkan selalu mengajak Bapak dan Ibu, adik-adik serta semua keponakan untuk sekedar ngiras disini, makan secara bareng ini bagi saya dan istri selalu membawa kenangan tersendiri makanya seperti harus makan soto meski harus berbondong-bondong dr rumah ke tempat ini, tapi untuk tahun ini tidak semua keluarga kita bawa kesini tapi hanya sebagian. Seperti dqalm foto dibawah ini.
Selesai sarapan pagi kami lansung pulang, biasanya sih selalu saya mengantar ibu pergi ke pasar Tukangan, tapi kali ini tidak pergi karena ibu sendiri di rumah sedang sibuk menyiapkan segala sesuatu di rumah dan kami langsung pulang ke rumah.
Jam 09.30 saya sudah sampai di Borobudur International golf and contry club, tempat saya dan teman lama semasa sekolah di SMEA Negeri Magelang dulu bertemu untuk melakukan REUNI.
Saya sengaja datang lebih awal karena ingin mempersiapkan lebih dulu agar acara nantinya bisa berjalan dengan lancer, dan sampai di tempat ini sudah ada dulu 2 teman saya yang dating lebih awal ketimbang saya
Dan semakin siang teman-teman semakin banyak terus berdatangan dan ini membuat kami dan seluruh teman-teman yang dating manjadi terhibur.
Bagi saya dan bekas satu kelas kami, reuni ini adalah reuni yang kedua setelah tahun yang lalu kita telah ber reuni untuk yang pertama setalah 26 tahun kita tak pernah saling ketemu.
Meski kami sudah pernah reuni, tetapi banyak temen yang dating saat ini belum pernah juga ketemu selama bertahun-tahun, karena reuni tahun ini tidak dilaksankan hanya kelas saya , tetapi kelas-kelas yang lain dan lain jurusan tetapi masih angkatan nyang sama, yaitu angkatan tahun 1983.
Namanya reuni, karena sudah lama tak ketemu, terus ketemu dalam satu tempat, pastinya akan membawa cerita yang lain yang menggembirakan dan inilah yang membuat saya tidak tahu waktu, sehingga dengan tidak disadari waktu sudah menunjukkan pada sore hari.
Oh ya, ada yang ketinggalan. Di reuni saya juga mengajak si Non, anak serta keponkan-keponakan untuk ikut, karena saya ingin semua juga ikut menikmati acara saya dan tentu bisa wisata kuliner di tempat ini.
Selesai acara reuni kami langsung pulang, pinginnya sih ingin jalan-jalan ke kota, tapi karena saat itu hujan deras maka kami putuskan untuk segra pulang ke rumah, sekalian ingin beristirahat.
Malam hari saya ingin sekali menikmati nasi goring Magelangan, biasa..nasi goring dicampur balungan…inilah menu kesukaan saya, tetapi karena Non gak mau karena capai ikut acara saya siang sampai sore tadi, maka saya meminta adik saya untuk membelikan nasi goring kesukaan saya itu., dan saya hanya bisa menikmati nasi goreng ini di rumah, tidak di warungnya, emang lain rasanya kalau harus makan di rumah dibanding dengan makan di tempat penjualnya.
Itulah kegiatan saya di hari kedua di magelang…….Cuma dapet soto, reuni dan nasi bungkus nasi goreng Magelangan.
Lebaran Hari Ketiga :
Hari ketiga ini seperti yang sudah menjadi jadwal rencana saya sebelumnya, saya lahi –lagi melakukan acara pertemuan, kali ini saya melakukan pertemuan dengan anggota Millist Warga Ambarawa.
Pasti saudara bertanya, kenapa kok ikut millist warga Ambarawa. Wah panjang dam menarik ceritanya, pokonya nanti saya ceritakan di lain waktu….karena ini adalah cerita special….hehehehehe.
Sampai di kota Ambarawa hari sudah siang, karena acara direncanakan jam 12.00, tapi acara baru dimulai jam 13.00, karena ternyata ketemu dengan saudara-saudara millist Ambarawa yang selama ini hanya ketemu di dunia maya dan menjadi ketemu di darat menjadikan pertemuan terkesan gayeng dan penuh rasa kangen, saking guyubnya acara jadi molor, heheheh…biasa.
Rampung acara ini hari sudah sore, sebetulnya saya masih ingin berlama-lama di pendopo tempat pertemuan ini dilaksankan, tapi karena hari sudah sore dan kebetulan hari sudah mendung saya segera meninggalkan pendopo untuk pulang ke Magelang.
Itulah kegiatan saya lebaran di hari ketiga, karena memakan waktu dan tenaga maka pastinya hari ini saya langsung banayak istirahat tidur-tiduran berssma keluarga di rumah.
Oh ya untuk acara di Ambarawa ini coba nanti saya akan menulisbta tersendiri di lain kesempatan.
Lebaran Hari Keempat :
Hari ke empat ini adalah hari terakhir saya berada di magelang untuk berlebaran pulang mudik tahun 2010 ini, sebab pagi itu juga keluarga saya pulang ke Surabaya dan keluarga adik saya harus pulang ke pasuruan untuk melanjutkan lebaramn di rumah mertua adik saya.
Kami berangkat bersama-sama dari terminal Magelang pada jam 08.00 WIB, dengan harapan sampai di Surabaya hari masih sore dan kami masih bisa beristirahat, karena esoknya saya harus masuk kerja kembali.
Naik bus pulang ke Surabaya ternyata setalah sekian lama tak naik bus rasanya pikiran saya seperti mengingat dulu-dulu ketika kita pulang dari mudik Magelang, tidur dalam perjalanan di bus dan harus dibangunin di tengah-tengah perjalanan pulang karena hastus mampir makan…..uh…sungguh pengalaman yang tak terlupalan, karena perjalan ini selalu saya lakukan ketika saya harus pulang ke Magelang dan kembali ke Surabaya atau, sebaliknya…..
Inilah perjalanan terlama yang pernah saya lakukan ketika harus naik bus, biasanya kami pulang ke Surabaya memakan waktu 6-7 jam dan smpai terminal, eh ternya tahun ini memakan waktu 16 jam perjalanan….oh……………capeknya tentu.
Sungguh ini perjalanan yang membuat kami bener-bener bisa menikmati setiap jam perjalanan karena arus mudik yang sampai pada titik maksimalnya, dan tidak akan saya lupakan, karena baru tahun inilah saya bisa pulang bersama dengan adik saya dan keluarganya dan bisa makan bareng di tengah perjalanan pulang.
Semogaq perjalanan liburan ini baik di Magelang maupun di perjalanan akan membawa pengalaman yang tak akan kita lupakan, dan akan menjadi cerita anak-anak untuk teman-temannya, bahwa pulang mudik lebaran itu sesuatu yang hangat dan menggembirakan.Lanjut Kang......







