10 Oktober 2008

Pulang kampung, obat kerinduan

Pulang kampungku yang kali ini sebenarnya adalah kepulanganku yang ketiga kalinya dalam kurun waktu setahun, yang pertama ketika liburan panjang Bulan Maret yang bertepatan dengan peringatan 1 Syuro dimana pada bulan ini di Yogyakarta khususnya di keraton Ngayojokarto dilaksanakan acara Grebeg Syuro,....Yang kedua ketika saya dengan non harus pulang ke Magelang dikarenakan Bude [kakak perempuan Bapak] meninggal di Medari-Sleman, daerah yang tidak jauh dari Magelang, jadi kesempatan ini saya gunakan untuk pulang sekalian tengok kedua orangtuaku disana.
Ketiganya ya saat ini ketika Lebaran 2008, karena tiap lebaran kita sudah merencanakan untuk pulang maka kepulangan kali ini adalah kepulangan sungkem pada kedua orang tua tercinta, mBah Kung dan Uti untuk kedua anak-anakku.
Setiap pulang lebaran selalu ada yang baru, yang saya dan non dapatkan ketika harus menikmati liburan Lebaran, seperti tahun ini, selain acara routin sungkem ke tempat saudara-saudara yang berada jauh di kaki bukit Menoreh, dan ditempat-2 yang lain, kali ini saya bisa membawa anak-anak dolan ke Malioboro,untuk belanja oleh-oleh sebagai kenang-kenangan teman sekolahnya,
saya juga bisa membawa mereka ke keraton Solo, dimana setiap kami pulang selalu tidak bisa atau tidak sempat mampir kesana, tapi kali ini, kesempatan itu ada dan kesampaian untuk masuk dan melihat-melihat dalamnya keraton, sungguh pulangku yang ini memberi kesempatan menyenangkan anak-anak.

5 komentar:

Anonim mengatakan...

asik mas, bisa ketemu saudara-saudara dan ortu tentunya

icha mengatakan...

aih..senangnya yang mudik...kok kita ndak papasan di jalan ya mas..aku lewat magelang lohhh hehhehe

Kang Eko, mengatakan...

wis, nanti kapan-kapan kita pasti papasan ya nom

sejutaasa mengatakan...

Kang saya cuma ingat Tidar dan Pisangan aja... btw sudah 2 th saya gak nyekar ke Potrobangsang.... Salam kenal

Kang Eko, mengatakan...

terima kasih telah berkunjung, salam kenal juga mas, kapan plg lagi ke magelang ?

Posting Komentar