3 November 2009

Benteng VREDEBURG, Kokohnya Sebuah Sejarah

Tidak dengan sengaja siang itu saya harus memasuki sebuah bangunan tua, yang konon adalah merupakan salah satu bangunan kuno peninggalan jaman kolonial.
Sungguh saya juga tidak menyangka kalau jelajah kota ke Jogyakarta ini akan bertemu dengan bangunan kuno kegemaran saya,benteng VREDEBUR, yang letaknya di ujung selatan Jl. Malioboro, karena siang itu sebenarnya saya dengan Non juga dengan Kakak sedang menikmati jajan yang disajikan dalam acara Festival Masakan Tradisional X yang diadakan tidak jauh dari tempat ini, dan inilah jelajah kota yang sempat terekam dari sebuah peninggalan sejarah.


Memasuki bangunan yang cukup megah dan terkesan kuat ini tidaklah sulit, karena hanya dengan membeli karcis seharga Rp. 750,- kita bisa masuk benteng dan menikmati seluruh isi dari bangunan bersejarah yang bersebelahan dengan monumen Serangan umum 11 Maret ini.
Saya memasuki dari pintu gerbang sebelah Barat, kalau dilihat dari uraian yang mencantumkan adanya pintu gerbang sebelah Barat apakah mungkin juga ada pintu gerbang sebelah Timur ? saya sendiri tidak mengetahuinya secara pasti, tetapi setidaknya ketika saya berusaha memasuki dan berjalan ke arah timur, saya mendapatkan bangunan yang berlantai dua dan kelihatan ada pintunya, apakah itu pintu sebelah Timur atau bukan, saya belum bisa memastikan karena keterbatasan waktu.



Pintu Gerbang Utama Barat


Memasuki benteng ini secara umum tidaklah berkesan angker atau kumuh, seperti selama ini yang sering saya dapatkan jika bangunan kuno selalu menghadirkan nuansa kuno dan angker, tapi disini saya tidaklah demikian.
Menurut catatan yang sempat saya peroleh, bahwa pintu gerbang utama sebelah barat, yaitu yang persis menghadap Jalan Malioboro ini memiliki dua lantai, antara tahun 1765 sampai dengan tahun 1830 lantai sebelah atas digunakan sebagai kantor komando. Digunakannnya lantai sebelah atas sebagai kantor komando adalah sangat mungkin karena kalau kita menaiki lantai atas, kita akan dengan bagus dan dengan leluasa memandang area sebelah dalam benteng maupun memandang arah luar benteng.
Dan ruangan yang berada dilantai bawah, baik yang ada disisi kiri maupun kanan jalan masuk, dulunya berfungsi sebagai ruang jaga, dan diperkirakan ini tidak berubah fungsi sejak dahulu maupun sampai sekarang.
Setelah memasuki pintu gerbang utama, kita akan dihadapkan pada dua bangunan yang berada di sisi Utara dan sisi Selatan, yaitu yang dinamakan Gedung Pengapit Utara I dan Gedung Pengapit Selatan I.



Gedung Pengapit Utara I

Gedung Pengapit Utara I ini diperkirakan awalnya digunakan sebagai kantor administrasi komplek benteng, dan menurut penelitian dari bentuk asli dapat dipastikan bahwa gedung ini merupakan banguna yang relatif lebih tua dibandingkan dengan bangunan-bangunan lain yang ada, hal ini bisa ditunjukkan dengan gaya bangunan ini yaitu, menggunakan gaya Eropa, dan ornamen-ornamen bergaya Yunani kuno masa Renaisance, dimana bangunan atas yang berbentuk lancip, dimana bentuk lancip ini digunakan sebagai upaya untuk mengurangi beban salju di musim salju, dimana ini merupakan ciri khas dari arsitektur gaya Eropa murni.


Gedung Pengapit Selatan I

Sedang gedung Pengapit Selatan I ini berada di sisi selatan didalam komplek bangunan ini, diperkirakan bangunan ini telah mengalami pergantian fungsi, semula diperkirakan bangunan ini digunakan sebagai kantor administrasi, namun ketika dalam benteng terdapat tahanan-tahanan yang berderajad tinggi ( tawanan kraton yang berpangkat tinggi ), maka bangunan ini dimanfaatkan sebagai sel tahanan khusus, dan juga ada kemungkinan bangunan ini digunakan sebagai ruang tamu VIP, ini bisa dibuktikan dengan bentuk dan penampilan ruangannya.

Sisi lain setelah Gedung Pengapit Utara dan Gedung pengapit Selatan adalah Perumahan Perwira Utara I dan Perumahan Perwira Selatan I.

Perumahan Perwira Utara I terletak di sebelah utara dalam komplek bangunan ini, dan berdasarkan analisa bentuk dari bangunan ini, diperkirakan bangunan ini dahulunya dipergunakan sebagai tempat tinggal perwira.
Namun diperkirakan bangunan ini juga mengalami perubahan fungsi, yaitu yang tadinya sebagai kantor administrasi, hal ini bisa terjadi karena adanya perubahan bentuk teras menjadi ruang depan, namun ternyata bangunan ini juga beralih fungsi ketika digunakan oleh TNI, dimana bangunan ini juga digunakan sebagai tempat tinggal prajurit dan keluarganya, mengingat dahulu kebutuhan tempat tinggal TNI cukup besar.
Perumahan Perwira Selatan I terletak berhadapan dengan Perumahan Perwira Utara I yang berjartak beberapa meter.
Bangunan ini terdiri dari :
1. Teras Depan
2. Bangunan Utama
3.Teras Belakang
Seperti Prumahan Perwira Utara I. diperkirakan bangunan ini juga berfungsi sebagai perumahan perwira.
Namun karena adanya perubahan teras depan menjadi menjadi ruang depan maka, diperkirakan perumahan ini juga digunakan untuk perumahan prajurit dan perwira yang telah berkeluarga, jadi tidak hanya untuk perumahan perwira saja dan ini diperkirakan terjadi setelah benteng ini digunakan oleh TNI.
Didalam benteng ini sebenarnya mungkin masih banyak bangunan-bangunan yang lain yang ada di dalam lokasi benteng ini, namun saya jelajah kota saya ini tidak bisa tuntas menjelajahi sebab karena terbatasnya waktu, karena saya segera menlanjutkan perjalanan untuk pulang ke Magelang, saya berharap dikesempatan yang lain saya akan mengunjungi lebih komplit dan bisa lebih seksama menikmati bangunan bersejarah ini.


3 komentar:

nothing mengatakan...

ah tulisane sampeyan buat saya kangen jogja dengan segala isinya

Ilmu inspirasi air mengatakan...

Wipz ini blogna penjelajah yupz..
Mengunjungi bangunan sejarah seru juga kali y..
Tapi rasanya di jaman skarang ini udah jarang orang yang suka berkunjung ke tempat2 bersejarah padahal positifna banyak juga yupz, diantarana menambah ilmu..
Jaman sekarang sih mall, gedung modern yang jadi tempat nongrong favorit anak muda y bro, hanya memberikan ilmu cuci mata paling besar..

shetary21 mengatakan...

selamat pagi, seneng baca postingannya, tukeran link boleh?? link nya sudah saya tambahkan, link balik yah, kl gak keberatan.tq

Posting Komentar